5 Alasan Kenapa Lebih Memilih Browser Brave Dibandingkan Chrome

Teknologi  
Browser Brave
Browser Brave

Google Chrome sejauh ini masih menjadi browser paling populer di dunia. Menurut StatCounter Global Stats, sampai Juli 2022, Chrome menguasai pangsa pasar pengguna browser di seluruh dunia sebesar 65,14 persen.

Dibalik popularitas Chrome, ada kekhawatiran terkait keamanan dan privasi. Terutama terkait pelacakan dan iklan yang menargetkan penggunanya.

Tidak seperti Chrome, browser Brave jelas lebih mengutamakan masalah privasi penggunanya. Brave juga memiliki fitur keren lainnya yang tidak ada di Chrome.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Berikut ini adalah 5 alasan kenapa memilih browser Brave dibandingkan Chrome :

1. Brave Secara Otomatis Memblokir Pelacak dan Iklan

Secara default, Brave memberikan perlindungan privasi yang jauh lebih kuat dibandingkan Chrome karena secara otomatis memblokir pelacak, cookie dan iklan.

Anda bisa memeriksa apa saja yang diblokir browser brave dengan hanya mengklik ikon Brave Shields di bilah alamat halaman mana pun yang Anda kunjungi.

Anda bisa mencobanya dengan membuka video YouTube secara acak dan mengklik ikon Shields, di situ Anda akan melihat Brave memblokir setidaknya selusin pelacak dan menambahkan lebih banyak lagi secara real-time.

Dan jika Anda ingin mengotak-atik pengaturan, cukup klik Kontrol Lanjutan di menu pop-up Shields. Di sini, Anda dapat mengaktifkan pemblokiran agresif pelacak dan iklan, skrip, dan cookie.

Ini bukan hanya soal privasi. Peretas sering menyebarkan malware melalui iklan.

Anda akan menghadapi resiko yang tidak perlu jika masih menggunakan Chrome tanpa pemblokir iklan.

2. Brave Memiliki Koneksi Bawaan ke TOR

TOR atau The Onion Router adalah protokol aman dan terenkripsi yang mengaburkan informasi pengguna dengan merutekan lalu lintas melalui serangkaian server yang berbeda.

Koneksi Brave dengan TOR
Koneksi Brave dengan TOR

Pengguna yang biasa mengakses website yang diblokir oleh pemerintah dan dunia gelap lainnya, biasa menggunakan Browser Tor. Namun, Anda juga dapat mengaksesnya melalui Brave. Untuk mengakses Tor di Brave, navigasikan ke menu Brave dan pilih New Private Window with Tor. Atau, Anda dapat menekan Alt+Shift+N pada keyboard Anda.

Namun, protokol Tor tidak 100 persen aman atau 100 persen anonim. Jadi pastikan untuk menginstal anti-malware yang baik, menggunakan VPN, dan tetap ikuti protokol keamanan dasar.

3. Melindungi Sidik Jari

Sidik jari browser adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan berbagai teknik yang digunakan website untuk mengidentifikasi dan melacak pengguna.

Orang sering salah memahami istilah cookie dengan sidik jari. Dan percaya memblokir cookie dan menginstal ekstensi sudah cukup untuk meningkatkan perlindungan dan privasi. Pada kenyataannya, cookie dan sidik jari browser adalah dua hal yang sangat berbeda.

Sidik jari bekerja dengan mengumpulkan data pengguna melalui skrip. Skrip ini bekerja di latar belakang dan mengumpulkan informasi tentang perangkat, browser, dan sistem operasi Anda. Mereka juga membantu pihak ketiga mengetahui di mana Anda berada, ekstensi mana yang telah Anda pasang, dan ke mana Anda online.

Brave secara otomatis memblokir sidik jari, dan pengguna dapat dengan mudah mengaktifkan pemblokiran agresif melalui menu Shields.

Chrome, di sisi lain, tidak melakukan apa-apa. Tentu, Anda dapat mencoba dan menemukan ekstensi yang dirancang untuk mengaburkan sidik jari online Anda, tetapi hanya menginstal Brave dan membiarkannya melakukan hal itu sepertinya merupakan pilihan yang jauh lebih baik dan lebih nyaman.

4. Bukan Teknologi Besar

Penggemar teknologi dan pendukung privasi telah mengatakan selama bertahun-tahun,akan adanya praktik pengumpulan data Google.

Faktanya, Chrome adalah produk Google yang seharusnya cukup untuk membuat setiap orang sadar akan privasi. Dan berhenti menggunakannya.

Brave adalah kebalikan dari Chrome. Browser ini berasal dari sumber terbuka yang berfokus pada perlindungan privasi pengguna.Tidak mengumpulkan data tentang penggunanya dan menghasilkan uang melalui iklan, tetapi hanya pengguna yang memilih untuk melihat iklan yang melihatnya. Bahkan pengguna brave bisa mendapatkan uang dalam bentuk Token - Basic Attention Token (BAT).

5. Melewatkan koneksi ke https dan AMP

Protokol HTTPS jauh lebih aman karena menggunakan enkripsi, sehingga hampir mustahil bagi pelaku ancaman, atau siapa pun dalam hal ini, untuk membaca permintaan. Brave secara otomatis mengalihkan semua permintaan website ke https.

AMP (Accelerated Mobile Pages) adalah halaman web yang di-cache secara otomatis oleh Google dan disajikan dari servernya. Google mengklaim bahwa proyek AMP-nya bertujuan untuk meningkatkan kinerja website. Namun,faktanya Google memanfaatkannya untuk mengumpulkan data tambahan dari pengguna.

AMP tidak hanya berbahaya bagi privasi tetapi juga buruk bagi keamanan dan memungkinkan Google mengumpulkan data tambahan. Mulai April 2022, Brave secara otomatis menonaktifkan setiap halaman AMP di internet.

Browser Brave berbasis windows bisa diunduh di sini.
https://brave.com/id/download/

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Rooftop Garden ala Mini Permaculture

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image