Apakah Rabu Wekasan, Adakah Amalan Khususnya? Cari Tahu Yuk!

Gaya Hidup  
Bulan Bersinar. Foto: Pixabay
Bulan Bersinar. Foto: Pixabay

Ada sebuah ritual khusus yang populer di Indonesia, yaitu Rabu Wekasan. Rabu Wekasan ini dikenal sebagai Rabu yang terakhir dibulan Safar sebelum Memasuki Bulan Maulid atau Mulud atau Rabbiul Awal

Ritual ini adalah ritual menolak bala agar tidak kena sial. Ada banyak tulisan atau broadcast yang berseliweran di grup WhatsApp, salah satunya seperti berikut:

"RABU Wekasan*

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Ingat Bahwa Besok pada hari Rabu tanggal 21 September 2022 Masehi Bertepatan dengan 24 Safar 1444 Hijriyah, Kita Semua memasuki Suatu Hari yang dikenal dengan Istilah Rabu Pungkasan atau Rabu Kasan atau Rabu Wekasan.. di laksanakan selasanya tgl 20 September 2022 mulai ba'dal ashar hingga MLM

Rabu Wekasan adalah Rabu yang terakhir dibulan Safar sebelum Memasuki Bulan Maulid atau Mulud atau Rabbiul Awal

Dihari itu Pula Rasulullah Muhammad SAW Awal dari Jatuh Sakit nya Beliau, Selama 12 Hari berturut Turut dimulai sakit nya di Hari Rabu Terakhir Bulan Safar dan Dihari Ke-12 Hari Senin Maulid Rasulullah Muhammad SAW WAFAT Meninggal Dunia

Dihari itu Pula (Rabu Pungkasan) ALLAH Menurunkan ke Dunia yang dijelaskan dalam beberapa Kitab-Kitab Sebanyak 360.000 Macam BALA / MUSIBAH baik kecil atau Besar termasuk Apes

Berlaku untuk seluruh Mahluk di Langit dan Bumi Yang dimulai dari Sejak Fajar Shubuh dihari Rabu 24 Safar 1444 Hijriyah.

Maka dari Itu Para Ulama menyarakan Untuk *Buatlah Doa Bersama dan Bersedakahlah*.

Karena Sedakah Diantaranya *Kekuatan & Keutamaan Sedekah yaitu Mampu menolak BALA'/MUSIBAH,* Seperti Yang diriwayatkan Dalam Hadist,

Rasulullah Muhammad SAW Bersabda *"Bersegeralah untuk bersedekah. Karena musibah dan bencana tidak bisa mendahului sedekah".*

*BERSEDEKALAH* dalam bentuk Apapun tidak harus dengan Uang atau Sesuatu.

*Bisa dengan Bertasbih Bertahmid Bertahlil Menyingkirkan Batu/Duri/Sesuatu yang berbahaya dijalan dll. Namun Lebih Afdolnya dengan Sesuatu atau Uang.

DAN BERDOALAH sendirian atau BERJAMA'AH Memohon Kepada Allah agar Dihindarkan dari BALA yang ALLAH turunkan selama seharian Penuh di Hari Rabu Pungkasan Besok

Semoga Kita Semua, Keluarga Anda, Orang tua Anda, Anak Cucu Anda, Saudara2 Anda, Tetangga Anda, dan Kaum Muslim & Muslimah dibelahan Bumi manapun Terhindar dari BALA besar atau Kecil dengan Wasilah/Jalan Doa & Sedekah Anda Semua.

*AMALAN RABU WEKASAN BULAN SHOFAR*

Rabu Wekasan atau Rabu Pungkasan adalah hari Rabu terakhir bulan Shofar. Sebagian ulama ahli kasyf mengatakan bahwa pada hari itu diturunkan 360.000 macam bala’.

Karenanya kita disunahkan melaksanakan amalan sholat awwabin untuk tolak bala’ (hajat lidaf’il bala’).

Dan pada tahun ini, Rabu wekasan jatuh pada hari Selasa malam Rabu tanggal 24 Shofar 1444 H/ tanggal 21 September 2022 M.

Sholat dilaksanakan empat roka’at dua kali salam, dengan niat :

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ لِدَفْعِ الْبَلَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى

atau niat:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ لِدَفْعِ الْبَلَاءِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

1. Al Fatihah, kemudian membaca surat Al-Kautsar 17x

2. surat Al-Ikhlash 5x

3. kemudian surat Al-Falaq 1x

4. surat An-Nas 1x

Selesai sholat membaca Do’a ini:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اللّٰهُمَّ يَا شَدِيْدَ الْقُوَى وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَالِ يَا عَزِيْزُ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيْعُ خَلْقِكَ اِكْفِنِيْ مِنْ جَمِيْعِ خَلْقِكَ يَا مُحْسِنُ يَا مُجَمِّلُ يَا مُتَفَضِّلُ يَا مُنْعِمُ يَا مُكْرِمُ يَا مَنْ لَآ إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ بِرَحْمَتِكَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اللّٰهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ وَأَخِيْهِ وَجَدِّهِ وَأَبِيْهِ اِكْفِنِيْ شَرَّ هٰذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ يَا كَافِيْ فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ �"

Sumber: broadcast WhatsApp

Apakah ini sahih? Ternyata amalan ini tidak sahih. Ustadzah Amalia Latifah menyatakan bahwa hal ini termasuk tathoyyur khurafat, atau artinya adalah menganggap buruk suatu hari/ waktu tertentu karena peristiwa yg terjadi, misal diatas jatuh sakitnya Nabi SAW, kemudian hari2 itu disamakan akan terjadi keburukan.

Alumni LIPIA Jakarta ini menambahkan, ulama ahli kasyf itu adalah ulama ahli pernujuman, Wong pinter kalo di daerah kita namanya alias dukun. "Jadi.. jelas sumbernya dari orang-orang yg kental dg dunia perdukunan.' ujarnya lagi.

Ada hadits khusus terkait hal ini

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

لا تسبوا الدهر فإن الله هو الدهر

"Janganlah kamu mencela waktu, karena Allah lah (pengatur) waktu" (HR. Muslim)

Pada hakikatnya semua hari adalah baik, tidak ada hari buruk atau celaka karena semua sudah diatur Allah ta'ala

Tathayyur merupakan perbuatan khurafat.. menganggap ada hari/ waktu sial disebabkan oleh peristiwa buruk yg pernah terjadi. Dan keyakinan semacam ini dilarang.

Semoga Allah ta'ala senantiasa memberikan petunjukNya pada kita semua, hingga tidak sesat dan menyesatkan.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

INFJ. Suka nulis random. Matcha addict

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image